
Mahasiswa Asal Parigi Moutong Teliti Dosis Isolat R15 pada Tanaman Bawang Merah Lembah Palu
Palu, Selasa, 09 Desember 2025 — Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu melaksanakan Ujian Skripsi Mahasiswa Program Studi Strata Satu (S1) pada Selasa (09/12/2025). Ujian berlangsung di Ruang Dr. Ir. Aris Aksarah Pas, M.P., sebagai salah satu tahapan akademik penting dalam penyelesaian studi mahasiswa.
Salah satu mahasiswa yang mengikuti ujian skripsi tersebut adalah Futriyani. Futriyani adalah putri daerah , Kabupaten Parigi Moutong, Desa Gio Sulawesi tengah, Dalam ujian ini, Futriyani mempresentasikan dan mempertahankan hasil penelitian ilmiahnya di hadapan tim dosen penguji.
Ujian skripsi dilaksanakan oleh tim penguji yaitu:
Dr. Arfan, S.P., M.Sc. – Lektor Kepala (Ketua)
Dr. Lisa Indriani B., S.P., M.P. – Lektor (Sekretaris)
Prof. Dr. Ir. Kasman Jaya, M.Si. – Profesor (Anggota)
Idris, S.P., M.P. – Lektor (Anggota)
Dr. Jumardin, S.P., M.Si. – Lektor (Anggota)
Dr. Kasman, S.P., M.P. – Lektor (Anggota)
Dalam ujian tersebut, Futriyani mengangkat skripsi berjudul:
“Perbandingan Berbagai Dosis Isolat R15 terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah Lembah Palu (Allium cepa L. var. aggregatum)”
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis isolat R15 terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah yang dibudidayakan di wilayah Lembah Palu, Sulawesi Tengah. Isolat adalah mikroorganisme (bakteri) yang dipisahkan dan dikembangkan dari lingkungan tertentu untuk dimanfaatkan, dalam penelitian ini sebagai biofertilizer guna meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman
Berdasarkan hasil penelitian yang dipaparkan dalam ujian skripsi, dosis isolat R15 sebesar 200 ml (R2) terbukti memberikan hasil terbaik pada seluruh parameter pertumbuhan dan hasil tanaman yang diamati. Dosis tersebut mampu meningkatkan:
Tinggi tanaman hingga 21,38 cm pada umur 35 HST
Jumlah daun mencapai 10,06 helai pada umur 35 HST
Jumlah anakan terbanyak, yaitu 2,13 anakan per tanaman
Berat segar tanaman sebesar 8,63 gram
Berat kering tanaman sebesar 3,79 gram
Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pemberian dosis isolat R15 yang melebihi 200 ml justru menyebabkan penurunan hasil tanaman. Hal ini mengindikasikan adanya efek inhibisi akibat penggunaan dosis yang terlalu tinggi.
Setelah pelaksanaan ujian skripsi, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi yudisium sebagai penetapan kelulusan mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu
Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan ilmu pertanian, khususnya terkait optimalisasi penggunaan biofertilizer dalam budidaya bawang merah. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi petani dan peneliti dalam mendukung praktik pertanian yang lebih efektif dan berkelanjutan di daerah Lembah Palu.
Pelaksanaan ujian skripsi ini menjadi momen penting bagi mahasiswa sebagai bukti capaian akademik sekaligus penutup proses pembelajaran pada jenjang sarjana. Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu terus berkomitmen mendorong lahirnya penelitian-penelitian aplikatif yang bermanfaat bagi pengembangan sektor pertanian daerah dan nasional. SM



