
Inovasi Roti Manis Bebas Gluten Berbahan Pisang Kepok, Akmal S Tjalampu Raih Predikat Cumlaude di Ujian Skripsi UNISA Palu
Palu, 4 Agustus 2026 — Prestasi membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu. Ketua Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (HIMATEPA) periode 2024/2025, Akmal S Tjalampu, resmi menyelesaikan tahapan studi Sarjananya setelah sukses mempertahankan skripsi dalam Ujian Tutup dan dilanjutkan langsung dengan prosesi Yudisium bertorehkan predikat kelulusan Cumlaude.

Ujian skripsi yang berlangsung pada Selasa, 4 Agustus 2026 pukul 08.00–10.00 WITA di Aula Dr. Ir. Aris Aksara Pas, M.P. ini menghadirkan jajaran dewan penguji yang dipimpin oleh Dr. Arfan, S.P., M.Sc. (Ketua) dan Dr. Jumardin, S.P., M.Si. (Sekretaris), serta anggota tim penguji yang terdiri dari Dr. Ir. If’all, S.TP., M.Si., Baharuddin, S.TP., M.Si., Prof. Spetriani, S.TP., M.Sc., dan Siti Fathurahmi, S.TP., M.Si.
Dalam ujian tersebut, Akmal memaparkan riset aplikatifnya yang berjudul “Karakteristik Fisik Kimia dan Organoleptik Roti Manis Bebas Gluten Berbahan Dasar Tepung Pisang Kepok”.
Penelitian ini berangkat dari potensi melimpahnya komoditas pisang kepok lokal di Sulawesi Tengah yang diolah menjadi tepung sebagai alternatif pengganti gandum/terigu. Inovasi ini menjawab kebutuhan pangan sehat, khususnya bagi konsumen dengan sensitivitas gluten (gluten intolerance/celiac disease).

Dari hasil penelitiannya, penggunaan tepung pisang kepok terbukti memberikan pengaruh nyata terhadap peningkatan karakteristik kimia produk, meliputi kadar air, karbohidrat, serat, hingga kalsium. Menariknya, penambahan tepung pisang kepok tetap mampu mempertahankan tingkat kesukaan panelis terhadap rasa, warna, aroma, maupun tekstur roti manis.
Kombinasi terbaik dihasilkan pada Formulasi P4 (92 gram tepung pisang kepok), yang terbukti menghasilkan produk dengan mutu gizi yang seimbang tanpa mengurangi daya terima organoleptik konsumen.
Tim penguji mengapresiasi kedalaman analisis data dan potensi hilirisasi riset ini. Hasil penelitian ini tidak hanya berhenti di atas kertas akademis, tetapi juga membuka peluang besar bagi industri olahan pangan lokal bebas gluten.
Perjalanan akademis Akmal menjadi gambaran keselarasan antara prestasi akademis dan jiwa kepemimpinan. Putra dari pasangan Bapak Saman K Tjalampu dan Ibu Ulfa Djalali kelahiran Sidoan Selatan ini memulai pendidikannya dari SD Inpres 1 Sidoan, MTs Alkhairaat Sidoan, hingga MA Alkhairaat Ulatan. Selama berkuliah di Prodi Teknologi Hasil Pertanian UNISA Palu sejak tahun 2022, Akmal tidak hanya fokus pada perkuliahan, tetapi juga dipercaya memimpin HIMATEPA (2024/2025).

Usai dinyatakan lulus dengan predikat Cumlaude, Akmal menyarankan agar penelitian ini dilanjutkan pada pengujian daya simpan (shelf-life) serta variasi pengembangan produk olahan bebas gluten lainnya guna memaksimalkan nilai tambah komoditas lokal.
Selamat kepada Akmal S Tjalampu, S.TP. atas pencapaian akademis yang cemerlang dan kontribusinya bagi inovasi teknologi pertanian Sulawesi Tengah!



