
Temukan Agen Hayati Pembasmi Patogen Durian Montong, Lulu Humairah Lulus dengan Predikat Sangat Memuaskan
PALU, 3 Agustus 2026 — Langkah penting dalam dunia perlindungan tanaman berhasil dicapai oleh Lulu Humairah (NIM: 21 444 010), mahasiswa Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat (UNISA) Palu. Dalam Ujian Tutup Skripsi yang dirangkaikan langsung dengan Yudisium pada Senin (03/08/2026), Lulu sukses meraih predikat “Sangat Memuaskan”.

Ujian skripsi yang berlangsung di Aula Dr. Ir. Aris Aksara Pas, M.P. pada pukul 09.00–11.00 WITA tersebut mempertahankan riset berjudul “Uji Beberapa Isolat Mikroorganisme Asal Tanaman Durian Montong Terhadap Patogen Fusarium verticillioides Secara In Vitro”. Penelitian ini di bawah bimbingan Dr. Lisa Indriani B, S.P., M.P. (Pembimbing Utama) dan Prof. Dr. Ir. Ratnawati, M.P. (Pembimbing Pendamping).
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ancaman penyakit bangkalan pada tanaman durian Montong yang disebabkan oleh jamur patogen Fusarium verticillioides. Lulu mengeksplorasi potensi isolat cendawan antagonis lokal sebagai agens hayati pengendali penyakit tanaman yang ramah lingkungan.
Dari hasil pengujian laboratorium secara in vitro, ditemui bahwa isolat cendawan antagonis memiliki tingkat penghambatan terhadap patogen sebesar 25,75% hingga 59,39%.
Dua isolat tercatat memiliki daya hambat tertinggi melalui mekanisme kompetisi ruang, yaitu:
Trichoderma asperellum (R.SK.AMP) dengan persentase penghambatan mencapai 59,39%.
Trichoderma yunnanense (R.SH.TR) dengan daya hambat 49,99%.
Selain itu, isolat lain seperti Aspergillus flavus (48,47%), Penicillium citrinum (32,02%), dan Purpureocillium lilacinum (25,75%) juga terbukti ampuh menekan pertumbuhan patogen melalui mekanisme antibiosis.
“Penelitian ini diharapkan tidak hanya berhenti di skala laboratorium. Langkah berikutnya yang perlu dilakukan adalah uji lanjutan skala lapangan dan formulasi agens hayati agar nantinya dapat diaplikasikan langsung oleh para petani durian secara praktis,” ungkap Lulu.

Pelaksanaan ujian skripsi ini dihadiri dan diuji oleh tim dosen Fakultas Pertanian UNISA Palu, yaitu:
Dr. Arfan, S.P., M.Sc. (Ketua Penguji)
Dr. Jumardin, S.P., M.Si. (Sekretaris)
Prof. Dr. Ir. Kasman Jaya, M.Si. (Anggota)
Idris, S.P., M.P. (Anggota)
Dr. Lisa Indriani B, S.P., M.P. (Anggota/Pembimbing Utama)
Prof. Dr. Ir. Ratnawati, M.P. (Anggota/Pembimbing Pendamping)
Para penguji memberikan apresiasi tinggi terhadap ketelitian data dan relevansi riset ini bagi kemajuan sektor pertanian daerah Sulawesi Tengah.
Keberhasilan ini menjadi pelengkap perjalanan akademis Lulu Humairah yang berdedikasi tinggi. Lahir di Mamboro, Kota Palu dari pasangan Bapak Sarfan dan Ibu Rina, Lulu dibesarkan di Desa Guntarano, Donggala.

Alumni SMK Negeri 6 Palu jurusan Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI) ini memiliki latar belakang kepemimpinan yang kuat sejak menjadi Polisi Taruni (POLTIR) di masa sekolah, hingga aktif di Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGROTEK) UNISA Palu pada Divisi Minat dan Bakat.
Dengan selesainya ujian tutup ini, gelar Sarjana Pertanian (S.P.) resmi disandang oleh Lulu Humairah sebagai bentuk kontribusi nyatanya bagi ilmu pengetahuan dan masyarakat tani



