
Rekonstruksi Kurikulum Berbasis OBE dan Fleksibilitas MBKM: Strategi Peningkatan Akuntabilitas Mutu Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu Menuju Standar Global
PALU, 29 Juli 2026 — Dalam upaya mentransformasi sistem pendidikan tinggi agar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman, Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat (Faperta UNISA) Palu resmi menggelar Lokakarya Kurikulum Fakultas Pertanian Tahun 2026 di Aula Dr. Ir. Aris Aksarah, M.P..

Mengusung tema “Transformasi Kurikulum Berbasis OBE dan Fleksibilitas MBKM Berstandar Global Menuju Akuntabilitas Mutu Fakultas Pertanian Modern”, kegiatan ini dirancang untuk merekonstruksi kurikulum Program Studi Agroteknologi dan Teknologi Hasil Pertanian (THP) agar selaras dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDIKA).
Dekan Faperta UNISA Palu, Dr. Arfan, S.P., M.Sc., menekankan bahwa rekonstruksi kurikulum secara berkala merupakan langkah krusial untuk menutup kesenjangan (link and match) antara teori di bangku kuliah dan tuntutan nyata di lapangan kerja.

“Kurikulum tidak boleh bersifat statis. Evaluasi menyeluruh ini berlandaskan Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 untuk memfasilitasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), khususnya magang industri hingga 20 SKS secara terstruktur. Langkah ini penting agar lulusan Faperta UNISA tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keahlian riil yang siap terserap oleh industri.”
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Alkhairaat Palu, Dr. Muhammad Yasin, S.E., M.P.. Dalam sambutannya, Rektor memberikan apresiasi penuh atas inisiatif Faperta dalam memperkuat tata kelola akademik berbasis Outcome-Based Education (OBE).
Beliau menegaskan bahwa pemutakhiran kurikulum ini menjadi pendorong utama dalam pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya IKU 1 terkait kesiapan lulusan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.
Sesi pleno lokakarya menghadirkan perspektif komprehensif dari gabungan pakar akademisi dan pelaku industri:
Perspektif Akademik & Penjaminan Mutu: Prof. Dr. Ir. Sakka Samudin, M.P. (Kepala Pusat Penjaminan Mutu Internal LPMPP Universitas Tadulako) dipandu oleh moderator Yuanita Indriasari, S.TP., M.P., memaparkan arah kebijakan penyusunan kurikulum berbasis OBE dan penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL).

Perspektif Kebutuhan Pasar Kerja: Safran Rinaldi, S.Hut. (Owner Tahu Super Afifah Palu & Penerima Penghargaan Presiden 2012) dipandu oleh moderator Lisa Nurwidya, S.Pd., M.Si., memberikan gambaran nyata mengenai kualifikasi kompetensi serta soft skills yang dibutuhkan industri pengolahan dan pangan saat ini.

Rangkaian lokakarya dilanjutkan dengan sesi Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan dosen, pimpinan prodi, alumni, hingga pemangku kepentingan industri:
Komisi A: Menyusun sinkronisasi profil lulusan, CPL, dan struktur kurikulum fleksibel MBKM.

Komisi B: Merumuskan standar evaluasi mutu akademik dan panduan RPS berbasis Case Method* serta Team-Based Project.
Komisi C: Menginventarisasi dan merumuskan Perjanjian Kerja Sama (PKS) baru dengan mitra DUDIKA untuk mendukung program magang mahasiswa.

Melalui penyelenggaraan lokakarya ini, Faperta UNISA Palu optimistis dapat melahirkan dokumen kurikulum baru yang taat asas, adaptif, serta mampu mencetak lulusan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.



