
Formula Dosis 20 Ton/Ha Jadi Solusi Pertanian Organik, Iis Afriani Sukses Raih Predikat Cumlaude di Fakultas Pertanian UNISA Palu
PALU — Prestasi diterima kembali oleh civitas akademika Fakultas Pertanian Universitas Alkhairaat Palu. Iis Afriani (Stambuk 22.444.036), mahasiswa Program Studi Agroteknologi, sukses merampungkan ujian tutup skripsinya dengan meraih predikat cumlaude pada hari Rabu, 12 Agustus 2026.
Ujian penutupan yang bertempat di Aula Dr.Ir. Aris Aksarah Pas, MP ini menguji penelitian Iis yang berjudul “Respon Pertumbuhan Tanaman Padi Organik Pada Berbagai Dosis Pupuk Kompos di Desa Walatana Kecamatan Dolo Selatan” , di bawah bimbingan dosen pembimbing Dr. Jumardin, SP, M.Si. dan Dr. Kasman, SP, MP
Inovasi dan Solusi untuk Petani Padi Organik
Penelitian yang berlangsung mulai Desember 2025 hingga Februari 2026 ini fokus menjawab tantangan peningkatan produktivitas pertanian ramah lingkungan di Kabupaten Sigi. Melalui pengujian berbagai taraf dosis pupuk kompos di Desa Walatana, penelitian ini berhasil menemukan formula efektif bagi pertumbuhan vegetatif tanaman padi tanpa bergantung pada bahan kimia sintetis.
Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan pemberian pupuk kompos dengan dosis 20 ton/ha terbukti menjadi dosis yang paling efektif dan optimal. Dosis ini mampu mendongkrak pertumbuhan tanaman secara signifikan, yang diwujudkan melalui pencapaian rata-rata jumlah daun tertinggi serta jumlah anakan produktif yang optimal pada fase pengamatan vegetatif.
Apresiasi Dewan Penguji
Jalannya ujian akademik yang krusial ini dipimpin oleh jajaran tim penguji yang terdiri dari:
Lisa Indriani B, SP, MP (Ketua Penguji)
Spetriani, STP, M.Si. (Sekretaris Penguji)
Sjarifuddin Ende, SP, M.Si. (Anggota Penguji)
Idris, SP, MP (Anggota Penguji)
Jumardin, SP, M.Si. (Anggota Penguji/Pembimbing)
Kasman, SP, MP (Anggota Penguji/Pembimbing)
Tim penguji memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi praktis dari penelitian ini, yang dinilai tidak hanya memenuhi standar ketat akademis strata satu (S1), tetapi juga sangat aplikatif untuk langsung dimanfaatkan oleh kelompok petani di lapangan.
Dedikasi Akademik dan Organisasi
Keberhasilan ini melengkapi perjalanan studi putri pasangan Moh Zain dan Sri Wiyanti asal Desa Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, yang selama masa kuliahnya juga aktif di organisasi kemahasiswaan sebagai Koordinator Humas Himpunan Mahasiswa Agroteknologi (HIMAGROTEK) periode 2024–2025.
Dengan diselesaikannya tahap ujian ini, temuan dosis optimal pupuk kompos tersebut diharapkan dapat menjadi referensi berharga bagi pengembangan pertanian berkelanjutan sekaligus landasan untuk publikasi ilmiah lanjutan di masa mendatang.



