Rapat Evalusi Proses Pembelajaran semester Ganjil 2020/2021

Rapat evaluasi proses pembelajaran semester Ganjil 2020/2021 bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap pembelajaran yang dilakukan selama satu semester dan menemukan solusi untuk perbaikan kedepan dalam meningkatkan nilai mutu kualitas proses pembelajaran.  Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk Rapat Pimpinan, yang berlangsung pada hari Rabu, 10/02/2021 dengan agenda utama “Evaluasi Proses Pembelajaran semester Ganjil 2020/2021”, yang dipimpin langsung oleh Dekan (Dr.Arfan, SP., M.Sc).  Peserta rapat sebanyak 12 orang yang terdiri atas Dekan Wakil Dekan I dan II, Ketua Program Studi THP dan Agroteknologi, UPM, Kepala laboratorium, KTU dan beberapa staf lainnya.

Melalui pertemuan tersebut, Dekan menyampaikan beberapa permasalahan yang masih sering terulang kejadiannya dan setidaknya masalah tersebut ada solusi dan pemecahannya untuk ditindaklanjuti secara bersama dalam mencapai tujuan pembelajaran yang berkualitas.  Permasalahan tersebut diantaranya proses perkuliahan dan praktikum belum berlangsung sebagaimana mestinya, Seyogianya, bahwa pelaksanaan praktikum dilakukan ketika pertemuan sudah berlangsung 3-4 kali tatap muka, pelaksanaan praktikum tidak harus menunggu akhir semester. Belum berjalannya sistem team teaching, terkadang materi yang disampaikan lompat.  Kurangnya koordinasi dan kesiapan dosen dalam mengajar.  Masih ada dosen yang mengajar tidak sesuai dengan basic ilmu dan beberapa dosen lainnya mengajar melebihi beban kerja yang diberikan, sehingga tidak optimal. Lebih lanjut Dr. Arfan menyampaikan bahwa proses perkuliahan harus ditingkatkan melalui peningkatan kualitas pembelajaran  yang lebih interaktif, holistik, integratif, saintifik, konstekstual, tematik, efektif dan kolaboratif sesuai dengan semangat Perpres  No. 8 tahun 2012 tentang KKNI dan permenristek dikti no 44 tahun 2015 tentang SNPT. 

Diakhir diskusi, Dekan menyimpulkan beberapa program yang dapat dilakukan kedepan diantaranya mengoptimalkan sosialiasi visi misi fakultas dan prodi, serta program kerja melalui brosur, leaflet, media sosial, media cetak; kedua, Meningkatkan mutu pembelajaran dan pengembangan mutu sumber daya manusia (Dosen dan pegawai) melalui menciptakan budaya atau nuansa akademik, melakukan monitoring dan evluasi terhadap proses pembelajaran, meningkatkan kegiatan penelitian dan pengabdian, pelatihan untuk dosen, seminar dan diskusi yang ilmiah dengan mengundang para pakar, pengguna dan alumni, pencangkokan matakuliah, studi banding ke perguruan tinggi yang memiliki nilai akreditasi A.  Dengan demikian sinergitas dengan semua pihak sangat dibutuhkan demi kemajuan bersama terakreditasi Baik Sekali (laporan, Arfan 2021).